Posted by: limpo50 on: June 23, 2008
Kasus HIV yang banyak dihebohkan akhir-akhir ini perlu diketahui seluk-beluknya agar masyarakat memperoleh haknya. Bagaimana caranya ???
Penegakan diagnosa yang benar adalah hak penderita dan keluarganya.
Oleh karena itu masyarakat perlu mengetahui hak-haknya terhadap masalah diagnosa.
Saat ini diagnosa penderita, khususnya pada penyakit berat diagnosanya harus dilakukan atas dukungan pemeriksaan laboratorium, jadi bukan ditangan seorang dokter dengan hanya menggunakan stetoskop.
Dengan dukungan pemeriksaan Laboratorium itu, akan dapat dilakukan penegakan diagnosa dengan lebih teliti. Pencatatan Kode ICD-10 pada rekam medik adalah salah satu bentuk yang wajib dilakukan di unit pelayanan kesehatan agar diagnosa dapat dikatakan resmi. Tanpa pencatatan rekam medik yang jelas, pasien tidak layak dinyatakan menderita penyakit tertentu apalagi HIV.
Di depan pengadilan masalah rekam medik mestinya dijadikan bukti dengan lampiran pengujian laboratoriumnya. Begitulah juga penyakit lainnya. Gunakan Laboratorium lain jika perlu untuk pembanding !!!!
Yang paling perlu adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan menghilangkan stigma dulu…
Emangnya sejak kapan dokter diagnosa HIV-AIDS dengan stetoskop ??? semua pemeriksaan bermula dari pemeriksaan fisis dan sebagian penyakit harus dilakukan pemeriksaan penunjang seperti HIV-AIDS ini !!!
segala sesuatu kejadian yang bersentuhan dengan kekuasaan maka semuanya menjadi rancu…..seperi kasus kematian DAVID di singapura
July 13, 2008 at 3:29 pm
Iya,saya setuju dengan anda. Diagnosa yang ditegakkan dokter harus berdasarkan dukungan pemeriksaan penunjang.Tapi kadang-kadang ada juga dokter yang sengaja meminta pasien untuk melakukan pemeriksaan penunjang macam-macam yang tidak perlu, hanya sekedar untuk menambah gocek atau persen dokter. Untuk ini sangat penting adanya lembaga independen yang menjamin hak-hak pasien thd malpraktek. Tapi untuk kasus HIV/AIDs tidak boleh sembarangan dokter mengeluarkan diagnosa tanpa pemeriksaan darah.Diagnosa yang salah dapat merusak psikologis orang tersebut, AIDS akan menjadi
cap buat dia, dan masyarakat akan menstigma dia dengan hal-hal yang negatif.