Posted by: limpo50 on: July 6, 2009
KTP tak punya arti di luar wilayah tempat ia dikeluarkan. Iapun harus didampingi Kartu Keluarga jika PILPRES 2009 nanti. Ia tak berdaya menunjukkan dirinya… maka apalah arti KTP NASIONAL jika diberlakukan begini, padahal kita mengharap KTP bisa juga dihargai untuk banyak keperluan…Kini mimpi itu sirna.
Siapa punya usul KTP kita pakai untuk apa saja ya…biar ada gunanya.
Disayangkan kalau ada swiping KTP lalu semua orang tertangkap gara-gara KTPnya hanya berlaku di Kelurahannya DOANG.
Cara pemerintah yang tak menghargai KTP secara tepat seperti apa KTP itu diperuntukkan, bukan hanya menunjukkan masih adanya politisasi pada pengebirian hak pilih, tetapi juga benar-benar menunjukkan bahwa secara hukum pun KTP masih dikesampingkan eksistensi dan kegunaannya di negeri ini.
Saya berfikir andaikata saja KTP dianggap identitas warga negara Indonesia, mestinya KTP itu dipandang lebih ABSAH ketimbang PASPORT dimanapun warga negara Indonesia itu berada sepanjang untuk keperluan nasional Indonesia.
Kalau LOGIKA perlakuan KTP ini dikembangkan mestinya semua dokumen seperti SIM dan sebagainya juga diperlakukan sama, artinya tak berlaku diluar kelurahan tempat SIM itu dikeluarkan.
Betapa ini sebuah pemandangan yang mengenaskan….
dasar hukum dan ketegasan ? belum sampai ke arah sana pak, KTP dobel saja masih gampang dibuat kok hehe..
pembenahan data memang harus dimulai dari level paling bawah, kelurahan…
Mas Jojok : kita punya hanya rekapan saja yah…
Apa…kalo uang bicara DPT bisa dapat dimana saja ???
“Apa…kalo uang bicara DPT bisa dapat dimana saja ???” hahahahhaaaa, ahh bapak,ini pertanyaan retoris yang kita semua sebenarnya sudah tau jawabannya pak. (www.mentertawakanbangsasendiri.com)
jadi ingat beberapa hari lalu waktu datang ke TPS, “aduh neng, kalo mau nyontreng mah harus pake KTP sini”. gyahhh, golput deh.
negara kita tak mengakui identitas warganya…yang diberikannya … atau meragukan keabsahan KTP itu ?. Wah… nanti bisa lagi meragukan keabsahan Kartu Keluarga. Mana yah… jaminan pemerintah yang bisa akurat?
July 6, 2009 at 11:39 pm
KTP menunjukkan identitas, jadi yang tidak punya, tidak punya identitas. Bagi yang punya ganda, mereka beridentitas ganda (tak PéDé atau berkepribadian ganda)
salam superhangat