Menghadapi masalah didiagnosa HIV ???

Kasus HIV yang banyak dihebohkan akhir-akhir ini perlu diketahui seluk-beluknya agar masyarakat memperoleh haknya. Bagaimana caranya ???
Penegakan diagnosa yang benar adalah hak penderita dan keluarganya.
Oleh karena itu masyarakat perlu mengetahui hak-haknya terhadap masalah diagnosa.
Saat ini diagnosa penderita, khususnya pada penyakit berat diagnosanya harus dilakukan atas dukungan pemeriksaan laboratorium, jadi bukan ditangan seorang dokter dengan hanya menggunakan stetoskop.
Dengan dukungan pemeriksaan Laboratorium itu, akan dapat dilakukan penegakan diagnosa dengan lebih teliti. Pencatatan Kode ICD-10 pada rekam medik adalah salah satu bentuk yang wajib dilakukan di unit pelayanan kesehatan agar diagnosa dapat dikatakan resmi. Tanpa pencatatan rekam medik yang jelas, pasien tidak layak dinyatakan menderita penyakit tertentu apalagi HIV.
Di depan pengadilan masalah rekam medik mestinya dijadikan bukti dengan lampiran pengujian laboratoriumnya. Begitulah juga penyakit lainnya. Gunakan Laboratorium lain jika perlu untuk pembanding !!!!

6 comments so far

  1. mirzal tawi on

    Iya,saya setuju dengan anda. Diagnosa yang ditegakkan dokter harus berdasarkan dukungan pemeriksaan penunjang.Tapi kadang-kadang ada juga dokter yang sengaja meminta pasien untuk melakukan pemeriksaan penunjang macam-macam yang tidak perlu, hanya sekedar untuk menambah gocek atau persen dokter. Untuk ini sangat penting adanya lembaga independen yang menjamin hak-hak pasien thd malpraktek. Tapi untuk kasus HIV/AIDs tidak boleh sembarangan dokter mengeluarkan diagnosa tanpa pemeriksaan darah.Diagnosa yang salah dapat merusak psikologis orang tersebut, AIDS akan menjadi
    cap buat dia, dan masyarakat akan menstigma dia dengan hal-hal yang negatif.

  2. limpo50 on

    Perlu nggak ya… RS-HIV.

  3. mirzal tawi on

    Yang paling perlu adalah meningkatkan kesadaran masyarakat dan menghilangkan stigma dulu…

  4. muh. iqbal on

    Emangnya sejak kapan dokter diagnosa HIV-AIDS dengan stetoskop ??? semua pemeriksaan bermula dari pemeriksaan fisis dan sebagian penyakit harus dilakukan pemeriksaan penunjang seperti HIV-AIDS ini !!!

  5. limpo50 on

    Artikel ini ditulis tatkala seorang demostran ditangkap polisi, lalu serta merta dikenakan masalah ini. Karena tulisan ini bersifat kasuistik, setelah demikian lama berlangsung dan tanpa ada perlindungan serta tuntutan ybs., …masalah ini sudah tidak relevan lagi. Mungkin begini juga kasus RS Internasional “O” yang pernah menimpa Prita jika tidak ada reaksi ybs. pada pelanggaran ini.
    Kondisi serupa dizaman yang lampau juga terjadi pada penjualan obat. Sering terjadi sekumpulan obat tidak bermasalah berdasarkan peraturan, tetapi karena BadanPOM turun bersama instansi lain, terjadilah banyak penyitaan obat yang tidak pantas dilakukan.
    Maka jika reaksi atas kesadaran dan pengetahuan hukum dilakukan oleh masyarakat, mestinya hukum bisa membuat ketenteraman bagi semua pihak.

  6. muh. iqbal on

    segala sesuatu kejadian yang bersentuhan dengan kekuasaan maka semuanya menjadi rancu…..seperi kasus kematian DAVID di singapura


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: