Ronde 2 : ISO apa sudah iso; bagaimana RM ??

satu lagi KEMATIAN… .

Jika para Pejabat tidak turun melihat kondisi seperti ini, maka korban kematian hanya akan dijadikan pelajaran. KOK untuk KEMATIAN dijadikan alasan pelajaran ?????????????????????? 

Tulisan ini adalah kutipan dari  TRIBUN : yang menggambarkan bahwa MUTU pelayanan Puskesmas ber ISO ternyata belum iso juga…

Makassar, Tribun – Bayi berusia dua bulan, Nazar, meninggal di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bara-baraya, Makassar, Rabu (6/8) pagi.
Kematian Nazar diduga karena terlambat mendapat penanganan medis di puskesmas tersebut. Dia meninggal di pangkuan ibunya, Nurhayati (28), yang menunggu di bangku ruang tunggu ketika ayah almarhum, Syafaruddin (40) sedang mencari uang Rp 20 ribu untuk membayar jasa pelayanan di puskesmas tersebut.
 

“Saya sudah berusaha mencari uang (Rp 20 ribu) seperti yang diminta perawat tapi anak saya keburu meninggal,” kata Syafaryuddin dengan nada sedih saat ditemui di rumahnya di Asrama Bara-baraya, Jl Abubakar Lambogo, kemarin petang.
Menyusul kejadian tersebut, sejumlah kalangan menyampaikan rasa penyesalan. Aktivis perlindungan anak, Selle KS Dalle, menilai pemerintah kota dan jajaran dinas kesehatan tidak tanggap dalam memberikan pelayanan kepada publik.
“Ini adalah tragedi kedua setelah heboh pungli (pungutan liar) dan pembayaran dan yang memberatkan orangtua siswas baru. Sekarang, ada anak yang harus meninggal hanya karena orangtuanya terlambat menyiapkan uang Rp 20 ribu,” kata Selle sambil geleng-geleng kepala.
Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar membantah tudingan yang menyebutkan petugas medis di Puskesmas Bara-baraya telambat memberikan pelayanan medis kepada Nazar.
“Anak yang meninggal itu sudah dua hari sakit. Dia sudah kejang-kejang dan terlambat dibawa berobat. Jadi tidak betul kalau petugas puksesmas terlambat menangani,” kaat Kepala Bagian Humas Pemkot Makassar, Kasim Wahab.
Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Dr Naisyah T Azikin, mengatakan, kasus tersebut akan menjadi pelajaran bagi petugas kesehatan dalam memperbaiki pelayanan di kemudian hari.Menyusul meninggalnya Nazar, SMS (pesan) pendek yang berisi rasa keprihatinan menyebar luar, tadi malam.
Bunyi SMS itu: Innalilillahi Waninnailaihi Rojiun…Telah meninggal dunia seorang anak berusia 2 bulan dari kel. miskin di kel.Bara2ya karena sakit..Almarhum tdk dilayani di Puskesmas Bara2ya karena menolak membayar Rp 20.000. Ayahnya bernama Syafar sangat menyesalkan sikap pelayanan puskesmas tsb.(klikpks).

Catatanku :
Kelompok Z dalam ICD-10, Jarang tampil pada beberapa Laporan kematian yang dipublikasi secara internasional, tetapi adakah kasus kita banyak dalam kelompok itu ???

Rekam Medik : KODINGnya bagaimana …. siapa menanggapi ???

Siapa tahu ya… ada disini 

Klik disini :
icd10_z75

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: