Realita PENDIDIKAN GRATIS

Kini baru kita lihat dan saksikan apa yang terjadi dengan konsep pendidikan gratis di beberapa daerah. Ternyata gratisnya pendidikan bukanlah harga cuma-cuma dari penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas. Mengapa ?
Anak-anak sekolah pada melaporkan kejadian di sekolahnya. Kini guru-guru tak lagi menjual buku Pak “katanya”. Tapi disamping itu kami juga tak diberi buku… jadilah gratis itu berarti tak ada jual dan tak ada beli, maka tak ada BUKU. Anak-anak itu pada bingung mau belajar dengan cara apa kalau guru sudah tak lagi berminat memandu mencari buku apa yang akan dipakai oleh siswanya.
Anakku memberikan bukunya kepada adik kelasnya, tapi itukah yang akan dipakai oleh guru sebagai acuan utama ?
Ah… mudah-mudahan ada yang memberi penjelasan tentang ini, yaitu tentang arti GRATIS.
Kalo tak ada buku, mestinya bukan GRATISlah istilah yang cocok … begitu pikirku … sambil garuk kepala. Inilah janji pilkada.!!

2 comments so far

  1. madzz on

    salam kenal

  2. limpo50 on

    ya, apa kabar, mana tanggapan anda?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: