pilih barang IMPORT, barang LOKAL tidak bermutu

Mungkin itulah kesan lintas beberapa jenis barang, makanan, obat, minuman, buah, minyak bumi atau apapun … . Dimana-mana yang terasa oleh saya adalah kesan bahwa bunyi promosi, himbauan, informasi, canda-canda, diskusi dan apa saja berujung pada pojok yang menyatakan bahwa barang IMPORT itulah pilihan yang paling tepat, sedangkan mengkonsumsi apa dihasilkan di dalam negeri selalu tak bermutu. Benarkah itu ??
Saya hanya merasakan soal ini. Bukan memikirkan. jadi perasaan yang berbicara !!!
Lalu saya bingung… apa benar begini jadinya ???
Bukan saya membuat-buat, tapi apa kata pak PRABOWO membuat hati saya tersentuh… betapa kita suka digiring ke pojok… mungkin tak jauh dari warung pojok disana itu. Tak menyadari bahwa kita akan selalu diberi makanan informasi untuk memilih barang IMPORT kendati kita sendiri punya yang lebih baik di kampung halaman… tanah air tercinta ini.
Bagaimana Anda ??

2 comments so far

  1. draguscn on

    pasalnya ‘barang lokal’ suka kalo sudah laku, mutu jadi dilupakan .. kalo sudah gini .. kita pasti sedikit banyak kepikiran untuk kembali ke barang import.

  2. sjahrir on

    ya… setuju Pak.
    Kita bisa buang waktu berjam-jam memasang Handel pintu, mengganti yang patah… Eeee baru dua tiga kali digoyang Handel yang baru langsung patah… Rasanya buang waktu dan duit ke laut… .
    Akhirnya pasang lagi kembali Handel pintu yang lama, biar patah tapi masih lebih kuat.
    Apa barang import bisa jadi berabe juga kalau TKI lebih banyak yang diekspor ya….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: