kisah NYATA dibuang SAYANG

Kisah ini memang dibuang sayang, mengapa? karena unik… dan sayang dibuang begitu saja. Sebutlah suatu hari, kami kedatangan seorang tamu, seorang Bapak-bapak yang nampaknya tinggal sendiri; ia mengelola usaha sebagai juru masak pesta; ia cekatan dengan tugas-tugas dapur kelas berat. Kedatangannya ke rumah kami hanya sekedar silaturrahmi tetapi diantara CERITA-ceritanya itu ada satu yang menjadi topik tulisan ini.
Bapak itu bercerita tentang tidak melihat ketulusan pada banyak tamunya jika ia dirumahnya sendiri. Ia lalu membuka rahasianya bahwa di dalam bantal tidurnya yang tak pernah dicuci dan nampak kumal ia menyimpan semua perhiasannya, cincinnya, emas-emasnya.. tetapi tak seorangpun pasti bisa menduga karena kumalnya bantal kepala dan bantal guling itu… .
Di dalam kasurnya ia menyimpan uang-uangnya. Tak suka ia ke BANK. Maka ia tidur berpeluk emas berlian dan beralaskan uang simpanan… Bapak ini suka sekali pada perhiasan.., emas dan sesejenisnya.
Namun karena itu masalah pribadinya, kami sekeluarga tak banyak hirau… maka ceritalah ia hal lain tanpa melanjutkan lebih dalam soal bantal dan kasurnya yang kumal berdaki itu. Itulah istilahnya sang Bapak ini agar jauh dari hal-hal yang tak diinginkannya.
Tahukah ANDA ?
Sekira-kira satu minggu kemudian barulah kami tahu bahwa SANG BAPAK itu terlah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya. Meninggalkah ia sekembalinya dari rumah kami bercerita tentang BANTAL dan KASURnya ??? ASTAGAFIRULLAH…. Innalillahi wainnailaihi rojiun… .
Bapak itu tak punya sanak keluarga… Ia tinggal sendiri …Ia tentu dimakamkan oleh tetangganya…
Semoga ia termasuk orang-orang yang baik.

4 comments so far

  1. bapakethufail on

    Innalillahi wainnailaihi rojiun… mudah2an Allah mengijinkan singgah di taman syurganya atas kebaikan kebaikanny dan termaafkannya atas segala salah, khilaf dan dosanya….

  2. Winarni K Suprimardani on

    Innalillahi wainnailahi rojiun…
    Tuhan selalu memberikan kita sebuah isyarat jika kita hendak meninggalkan dunia, meskipun isyarat itu kita sadari setelah seseorang yg memberikan pertanda telah tiada.
    Bapak tsb mungkin bercerita agar ada yang tahu keberadaan hartanya dan menggunakan dijalan-Nya, jika ia telah tiada.

  3. che11 on

    Innalilahi wainnailaihi rojiun..
    Semoga alloh menerima segala amal ibadahnya dan mengampuni segala khilaf nya

  4. sjahrir on

    Mungkin inilah manfaat BLOG yang paling terasa, KITA bisa mendo’akan orang lebih banyak.
    Amin…Amin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: