film laskar PELANGI

Sepuluh murid Laskar Pelangi, nampaknya kurang menekan pada MISInya. Cerita tenggelam pada dramatisasi kehidupan yang biasa, hanya untuk membuat kesedihan saja. Motivasi tak tampil sebagai produk film ini. Mengapa saya kritisi demikian ? itu karena betapa dimasyarakatkannya film ini sehingga kita nonton GRATIS, persis kayak film JANUR KUNING.
Terima kasih tentu untuk penggratisan itu, kami tak tahu siapa yang menggratiskannya jadi tak tahu mau terima kasih kemana. Tapi semoga saja itu jadi amalan.
Memang baik kalau ada film yang diprogramkan untuk motivasi luas ke anak-anak,ke orang-tua, ke pejabat, tapi MISInya perlu diperkuat.
Ibarat kita menjenguk orang sakit, kita datang berbondong-bondong menangis di depan sisakit, mengelus-elusnya, tapi tak membawa obat atau makanan yang bisa membuatnya kuat dan bangkit.
Tentu saja kena ke misi itu, ada tapi sedikit.
Saya ikut bersedih tatkala seorang diantaranya harus pergi, putus sekolah… demi kehidupan.
Ataukah film ini hanya mencritakan saja sebuah REALITA ?

3 comments so far

  1. bloGEsam on

    Blom nonton nihh….

  2. taufik79 on

    Kita menanti film-film dakwah berkualitas lainnya yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat di tengah gencarnya arus globalisasi.

  3. limpo50 on

    Kadang saya bertanya pada diri sendiri : apakah film itu ada dakwahnya atau jual dakwah ?? ah…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: