bandara baru HASANUDDIN MAKASSAR

Ha… ini kota tambah maju, Mari mengaku itu gara-gara SAYA. Bandara di kota ini cukup keren sepintas dari jauh… tapi jika anda menilik DETAIL kecil-perkecil yang menyusun BESAR-BESARNYA, seolah ada yang keseleo… . Jalan aspal khusus didaerah bandara nampak tidak terintegrasi.. mungkin perancangnya BEDA. Jalan kecil berkelok-kelok dan lokasi parkir yang tak bersahabat dengan pengguna, merupakan hal yang tidak terlalu menyenangkan saat ini. Tak ada maksud untuk membandingkan betapa mahalnya BELALAI lorong menuju pesawat, tetapi lepas dari pintu luar BANDARA anda tak dihiraukan lagi, dan seolah menyulitkan, Begitu nyatanya.
Pengaturan BANDARA terasanya ditangani orang yang tak COCOK. Maka yang penting dikoreksi adalah pasti ada yang tak COCOK tapi menentukan siapa yang mengelola bandara ini.
Lihatlah prioritasnya : Ditempat kedatangan tak ada kursi buat penjemput, TETAPI di tempat keberangkatan dan tempat yang tak penting (buat duduk) malah disana diberi tempat duduk.
BEGITU BANYAK YANG TAK LOGIS…

4 comments so far

  1. adi isa on

    wah, anda sampai sedetil itu ya…

    bandara tersebut memang terkesan mewah, tapi…
    diluar sono emang jalannya dengan taman tengahnya…terlalu
    mubazir…sedang jalannya sendiri…kurang lebar di bundaran…

    tapi apa mau dikata itu…kampung saya…heheheheh

  2. limpo50 on

    jalanan berliuk-liuk biar kenapa ?

  3. Dodol on

    Jalur hijau dijaln masuk emang sengaja dibuat selebar mgkn,krn disitu perencanaan tiang2 jalan layang(fly over) yg akn lngsng nyambung ke tol Sutami,sengaja dibuat bgt agar nantix tdk ada penggusuran dikiri dn kanan jalan.

    • limpo50 on

      Semoga apa yang telah dibuat itu, tidak segera lagi dibongkar Pak. Biasanya kita kerjanya begitu.
      Jalan berkelok-kelok diarea bandara dan pengaturan parkir yang tidak berorientasi pada kemudahan pengantar/penjemput membuat suasana kumuh dan akhirnya pengunjung duduk dilantai…lalu main domino.
      Gambaran pengelolaan yang kurang profesional.
      Kursi buat penjemput mestinya lebih penting dari pengantar.
      Semoga menjadi masukan..yang berarti


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: