Indonesia vs RUMAH KOS

Hanya sebuah ilustrasi, jika Indonesia ini dapat disanding dengan sebuah rumah KOST yang padat penghuni.
Di dalam rumah itu tiap pintu ditempel tulisan “Dilarang Masuk kecuali Penghuni”, tapi nyatanya siapa saja masuk.
Di dinding-dinding kamar bertuliskan dilarang menulis disini.
Dilantai berserakan sampah padahal semua penghuni tahu jangan buang sampah di sembarang tempat.
Pemilik rumah KOST itu nampaknya kurang sering mengawasi. Sebulan sekali untunglah kalo ia datang…nampaknya ia lebih perhatian pada UANG bayar kamar dari pada ambil pusing mengawasi dan mengatur.
Maka setiap keinginannya ditulisnya, DITEMPELnya persis di kampus, Tiap lembar pengumuman tertulis “BARU”, tapi tak ada yang peduli.
Dirumahnya yang tak jauh dari tempat KOST itu, pak TUA pemilik selalu nampak sibuk, menulis, ATURAN APA LAGI yang mesti ditempel.
Kala ditanya ia hanya tenang menjawab :”BEGINILAH KITA … apa-apa ditulis…bukan dilakukan”.
Sang wartawan manggut-manggut…ia pergi dan akan segera juga menulisnya.

4 comments so far

  1. dwinanto on

    Siapakah pemilik kos itu,. ??

  2. jojok on

    hehe…butuh waktu untuk memahami… posting bagus banget pak..apalagi tokoh wartawan juga ikut manggut2.

  3. harikuhariini on

    Hehe, salah satu alasan bapak kos untuk naikin duit kosan tuh. Kertas mahal. Biaya bersih2 mahal. Biaya perawatan mahal. Dan bapak kosan butuh duit (lebih)…

  4. Fahrisal Akbar on

    Betul itu Mbak….😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: