HELM standar SNI, anda setuju ?

Tak habis fikir saya ini, belum hilang betapa HELM yang dulu dipaksakan pemerintah lama di zamannya pak SUGENG menimbulkan protes di masyarakat. Tapi saya disini hanya ingin mengeluarkan pemikiran yang lagi berkecamuk, yaitu :
1. Prinsip membuat Undang-undang atau peraturan yang seperti HELM ini benar-banar sarat dengan peluang untuk membuat permainan hukum secara tidak rasional. mengapa ? Prinsip pembuatan Undang-undang ini adalah memberi peluang memproduksi barang, lalu dipaksakan dipakai oleh masyarakat.
Jika saya membuat pabrik KECAP atau TEMPE (SNI), dengan berlindung pada Undang-undang maka rakyat seluruh Indonesia ini harus dihukum jika memakan TEMPE yang tidak memakai SNI itu, tetapi mendapat SNI tentu saja akan hanya saya yang memiliki, atau paling tidak tidak banyak pembuat TEMPE lain yang akan diizinkan.
Bukankah memakan TEMPE SNI, adalah upaya melindungi rakyat dari maknan yang berbahaya ?
Lalu… berlakulah…mauku… kalau perlu saya membayar siapa yang mesti dibayar. Semoga ini bukan biaya kampanye politik.
2. Standar Helm yang kita perlukan mestinya dibuat dan diketahui umum, supaya kalau ada Industriawan atau pemasok HELM yang mampu memenugi syarat itu, bisa diberi izin industri dan perdagangan, Maka jangan spesifikasi itu disembunyikan dan diberikan kepada pengusaha tertentu saja.
3. Kalau dipasar tersedia bermacam HELM yang memenuhi standar itu, maka masyarakat bisa merdeka memilih mana yang baik untuk melindungi dirinya. Dan tugas pemerintah untuk menindaki pengusaha baik industriawan maupun importir jikalau mereka mengedarkan Helm yang tidak memenuhi syarat.
4. Memakai HELM yang tidak memenuhi syarat, adalah kebebasan yang tentu saja berkaitan dengan keyakinan dan kemampuan masyarakat. Seperti halnya masyarakat yang mau memakai daun2 untuk mengobati dirinya, tak perlu diperiksa POLISI.
5. Jika ada Pabrik Katamata, Panci Dapur, Kulkas,BAN mobil atau motor dan sejuta lainnya ber SNI, tapi kita memilih yang tidak punya SNI mungkin karena keyakinan, kebutuhan dan kemampuan… layakkah POLISI memeriksa dan menangkap kita dengan jeratan Undang-undang ??? demi alasan melindungi ???
6. TKI yang nyata-nyata disiksa, dibunuh di negeri orang…tak dilindungi oleh negara.
7. Ada apa yah ???

2 comments so far

  1. gaous afrizal on

    kenapa tidak ??
    jangan terlalu berpikir jauh klo menurut saya…

    bukankah helm standar yang dibuat adalah untuk melindungi kepala…bukan untuk melindungi dengkul🙂

  2. apipudin on

    Harus…..pingin tahu contoh tidak standar : sepeda motor ceper, perumahan yang tidak ada akses mobil pemadam kabakaran, hidran tanpa tandon air, supermarket tanpa jalan darurat, ban fulkanisir, dll. Apa yang di dapat. Ya kecelakaan dan korban jiwa. Dan banyak diantaranya yang jadi korban bukan pelakunya, tetapi orang lain. Negara harus bertindak…..waktunya kita pakai standar. Hidup SNI….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: